Showing posts with label jiwa. Show all posts
Showing posts with label jiwa. Show all posts

Friday, January 14, 2011

Paksi dibumi nyata

Akhirnya...hidup aku sudah punya paksinya buat detik ini. Seribu kesyukuran aku panjatkan diatas rezeki yang telah diberikan olehNYA.. Tapi ia mengubah corak hidup yg kadangkala membuatkan aku sendiri ilang akal dgn apa yg terjadi. Aku semakin sukar mengenal diri sendiri. Semakin keliru, sasau, resah seolah - olah telah ilang punca diri sendiri. Kusut seupama tenggelam di dunia yg seolah semakin sukar utk aku sendiri fikirkan.

Friday, December 17, 2010

Aku jawab secara kira logik nyata dimana relevennya belanja kawin mahal.

Lewat semalam aku baru pulang dari kenduri kawin..undangan teman ibu aku penuhi kerana ibu punya agenda lain....Sewaktu pertama kaki melangkah.Wah,sungguh meriahnya..khemahnya saja hampir penuh satu lorong jalan...sepuluh jika tidak salah perkiraan aku...Ini bukan gaya makan orang kaya..cuma sama seperti biasa tapi lebih meriah kerana ramai orangnya..Makanan yang dihidangkan juga seperti biasa..tiada yang lain dr istimewa..makan kenduri la katakan...ayam goreng berempah, daging kicap, nenas kari dan ada buah serta kuih jadi sampingannya...Itu semua biasa kita dapat di makan kawin kenduri rasannya...
Ikut gaya mereka seperti berlebihan gayanya...tapi percayalah tuan rumah cuma mahu tiada siapa yang rasa kurang selesa..rumahnya terletak ditaman perumahan bekembar..maksud ku....teres bertingkat yang bersebelahan dengan perumahan tinggi meninggi ( flat) pasti ramai kenalan yang hadir ditambah dengan kenalah ahli keluarga..bagiku cukup sempurna dan serderhana...diiringi kumpulan acapella sebagai peneman setia..
Langkah kaki aku atur pulang setelah menunaikan niat perut dan rasa hati untuk melihat pengantin...sambil rehat badan santaikan diri...tak dapat tidak, perbincangan mengenai pengantin muncul dibibir diri. Percaya tidak...perkhawinan yg bukan ala2 garden itu mencecah hampir berbelas ribu...Bukan pada deco yang sia - sia tetapi pada isi perut tetamu yang istimewa..Semua perlu sempurna walaupun sekadar makanan perkhawinan biasa..
Jadi usah mengeluh resah andai teman sehidup semati anda minta belanja mahal..Kalau tidak cukup, tunggu sampai cukup..tak perlu timbul isu jual anak atau pun apa...Kalau sudah mampu..langsungkan sahaja....tapi kali tidak mampu tapi mahu..nikah sahaja..tanpa perlu perkhawinan idaman..kan abis cerita???.
Kenapa perlu membuka semua aib manusia hanya kerana nafsu akalmu tidak dapat dipenuhi.Kalau betul kasih sejati, katanya sanggup meredah lautan api, takkan belanja kawin mahal jadi penghalang diri???

Tuesday, September 14, 2010

i'm 27 years...

Sedar atau tidak, sudah 27 tahun diri ini bernafas atas kehendakNYA.Lahirnya diri ini atas penyatuan kasih dan sayang mereka.Diri ini bersyukur kerana dilahirkan,dibesarkan..ALHAMDULLILLAH..27 tahun berlalu, banyak perkara sudah aku lalui..ini membuatkan diri menjadi lebih matang...tapi itu kata aku...Namun kedegilan amat susah untuk dikikis...Itu adalah aku, mudah melawan kata pada yang menuju kata..bukan menderhaka..tapi hanya punya luahan pendapat...Seribu kemaafan kupinta pada siapa yang tercalar hati, merajuk hati pada diri ini...
Melalui jatuh bangun dingin diri ini membuatkan aku tefikir...apakah yang telah kucapai selama ini..Dimanakh diri ini berada...Rakan seperjuangan sudah sampai ke puncak kehidupan..punya kerjaya,isteri/suami untuk bermanja..anak sebagai pewaris diri..Tapi aku..masih satu belum ku gapai..hanya segulung ijazah pemuas hati diri...pada mereka..apalah nilai segulung ijazah tapi percayalah tinggi nilainya pada diri ini. Itu adalah aku...punya cita namun tidak meninggi menongkah dunia...
Kini satu aku punya impian dan cita..namun sampai bila jadi nyata, diri ini juga tiada jawapanya...Namun kini yang pasti...aku perlu mencari..kasih yang dapat dibawa sampai hujung nyawa...diri yang mampu kusayang sampai pejam mata...dimana dan siapa dia, itu menjadi tanda tanya..kerana diri ini juga kurang pasti.Bukan terdesak dan didesak namun kurasa hati kecil ini sudah sampai masa...itu kata aku...Itu hajat dan hasrat ku dikelahiran ualang tahun yang ke 27 tahun kali...Siapa saja yang tertulis rusuknya jadinya aku...Aku berdoa agar ketemu...AMIN...HEPI BESDAY to u FAZIDAH...
p/s: entry nie leat 3 hari..sbb kg x der internet...

Friday, September 3, 2010

Ia datang lagi..

Ketika entri ini ditulis..hujan sejuk mengiringi aku dengan suasana yang paling nyaman...Inilah dunia khatulistiwa .
Cuaca nya tak dapat dijangka biarpun ramalan seringkali kedengaran ....Hidup ini juga begitu..perlunya ada perancangan namun kadangkala ia jauh pesongnya dari laluan..Aku tidak pernah punya perancangan yang telus untuk diri ini...dulu anganku segulung jazah bisa mengubah segalanya..Alhamdullillah...kian hampir menjadi nyata..sokongan keluarga serta teman tercinta yang tidak putus kunjung tiba nyata membuatkan ia nyata jadi kenyataan...
Jatuh bangun aku sebelum ini membuat diri ini takut untuk berangan tinggi..Andai jatuh kecainya sakit hingga ke hulu hati.....Kecewa yang bisa membuat angan seakan takut untuk bertamu..realitinya ini adalah diri ku...Luaranya gaya keras macam batu, ditoreh tidak luka, dibaling tidak sakit..tapi hakikatnya...jauh tertusuk didalam hingga luka.. Bukan pura - pura hidupnya tapi itu lumrahnya, tidak perlu ditunjuk lemahnya andai mengundang kata...Tabahlah seperti biasa...itu adalah aku...
Dalam kebiasaan itu akhirnya menjadi kebiasaan..menjadi tabah seringkali dianggap kuat...hingga dianggap kebal gayanya dan tidak mampu rasa..Aku terfikir andai benar diri ini tabah..perlukan luahan ini ditulis..? Dengan cogan kata aku.."bolej aja, ok jer, tak aper, mana2 ajer"..hingga sudah terbiasa dianggap sentiasa boleh oleh sesiapa sahaja..Bukan diri ini tidak punya prinsip atau harga diri..namun sejauh mana mampu dijunjung dan ditatang keduanya...Andai ia mengundang luka..biarlah diri ini begitu..hebat juga rasanya andai bisa mengendurkan yang tegang, meramaikan yang kurang, dipilih dari memilih... Itu adalah aku pada kaca mata diri ini...Hebatnya menjadi aku kerana biasa aja semuanya....
Namun percayalah...mengalah itu bukan kalah..dan menang itu bukan agung nilainya....Tapi disamping teman tersayang aku adalah aku...Kadangkala ada juga gaya diktatornya..tapi cuma pada yang sayang....Renung lah siapa diri ini......